Pengertian Sistem Pakar
Sistem
pakar adalah suatu program komputer yang dirancang untuk mengambil keputusan
seperti keputusan yang diambil oleh seorang atau beberapa orang pakar. Menurut
Marimin (1992), sistem pakar adalah sistem perangkat lunak komputer yang
menggunakan ilmu, fakta, dan teknik berpikir dalam pengambilan keputusan untuk
menyelesaikan masalah-masalah yang biasanya hanya dapat diselesaikan oleh
tenaga ahli dalam bidang yang bersangkutan.
Dalam
penyusunannya, sistem pakar mengkombinasikan kaidah-kaidah penarikan kesimpulan
(inference rules) dengan basis pengetahuan tertentu yang diberikan oleh satu
atau lebih pakar dalam bidang tertentu. Kombinasi dari kedua hal tersebut
disimpan dalam komputer, yang selanjutnya digunakan dalam proses pengambilan
keputusan untuk penyelesaian masalah tertentu.
Ciri-ciri Sistem Pakar
Adapun ciri-ciri dari sistem pakar yang
baik (Sri Kusumadewi, 2003), antara lain:
1.
Memilki fasilitas informasi yang handal.
2.
Mudah dimodifikasi.
3.
Dapat digunakan dalam berbagai jenis
komputer.
4.
Memiliki kemampuan untuk belajar
beradaptasi.
Tujuan Sistem Pakar
Tujuan
dari sistem pakar adalah untuk memindahkan kemampuan (transferring expertise)
dari seorang ahli atau sumber keahlian yang lain ke dalam komputer dan kemudian
memindahkannya dari komputer kepada pemakai yang tidak ahli (bukan pakar).
Proses ini meliputi empat aktivitas yaitu :
1.
Akuisi pengetahuan (knowledge
acquisition) yaitu kegiatan mencari dan mengumpulkan pengetahuan dari para ahli
atau sumber keahlian yang lain.
2.
Representasi pengetahuan (knowledge
representation) adalah kegiatan menyimpan dan mengatur penyimpanan pengetahuan
yang diperoleh dalam komputer. Pengetahuan berupa fakta dan aturan
disimpandalam komputer sebagai sebuah komponen yang disebut basis pengetahuan.
3.
Inferensi pengetahuan (knowledge
inferencing) adalah kegiatan melakukan inferensi berdasarkan pengetahuan yang
telah disimpan didalam komputer.
4.
Pemindahan pengetahuan (knowledge
transfer) adalah kegiatan pemindahan pengetahuan dari komputer ke pemakai yang
tidak ahli.
Komponen Sistem Pakar
1. Basis
Pengetahuan (Knowledge Base)
Basis
pengetahuan merupakan inti dari suatu sistem pakar, yaitu berupa representasi
pengetahuan dari pakar. Basis pengetahuan tersusun atas fakta dan kaidah. Fakta
adalah informasi tentang objek, peristiwa, atau situasi. Kaidah adalah cara
untuk membangkitkan suatu fakta baru dari fakta yang sudah diketahui.
2.
Mesin Inferensi (Inference Engine)
Mesin inferensi berperan sebagai otak dari sistem
pakar. Mesin inferensi berfungsi untuk memandu proses penalaran terhadap suatu
kondisi, berdasarkan pada basis pengetahuan yang tersedia. Di dalam mesin
inferensi terjadi proses untuk memanipulasi dan mengarahkan kaidah, model, dan
fakta yang disimpan dalam basis pengetahuan dalam rangka mencapai solusi atau
kesimpulan. Dalam prosesnya, mesin inferensi menggunakan strategi penalaran dan
strategi pengendalian. Strategi penalaran terdiri dari strategi penalaran pasti
(Exact Reasoning) dan strategi penalaran tak pasti (Inexact Reasoning). Exact
reasoning akan dilakukan jika semua data yang dibutuhkan untuk menarik suatu
kesimpulan tersedia, sedangkan inexact reasoning dilakukan pada keadaan
sebaliknya.Strategi pengendalian berfungsi sebagai panduan arah dalam melakukan
prose penalaran. Terdapat tiga tehnik pengendalian yang sering digunakan, yaitu
forward chaining, backward chaining, dan gabungan dari kedua teknik
pengendalian tersebut.
3.
Basis Data (Data Base)
Basis data terdiri atas semua fakta yang diperlukan,
dimana fakta fakta tersebut digunakan untuk memenuhi kondisi dari kaidah-kaidah
dalam sistem. Basis data menyimpan semua fakta, baik fakta awal pada saat
sistem mulai beroperasi, maupun fakta-fakta yang diperoleh pada saat proses
penarikan kesimpulan sedang dilaksanakan. Basis data digunakan untuk menyimpan
data hasil observasi dan data lain yang dibutuhkan selama pemrosesan.
4.
Antarmuka Pemakai (User Interface)
Fasilitas ini digunakan sebagai perantara komunikasi
antara pemakai dengan komputer.
Bentuk Sistem Pakar
1.
Mandiri. Sistem pakar yang murni berdiri
sendiri, tidak digabung dengan software lain, bisa dijalankan pada komputer
pribadi, mainframe.
2.
Terkait / Tergabung. Dalam bentuk ini
sistem pakar hanya merupakan bagian dari program yang lebih besar. Program tersebut
biasanya menggunakan teknik algoritma konvensional tapi bisa mengakses sistem
pakar yang ditempatkan sebagai subrutin, yang bisa dimanfaatkan setiap kali
dibutuhkan.
3.
Terhubung. Merupakan sistem pakar yang
berhubungan dengan software lain, misalnya : spreadsheet, DBMS, program grafik.
Pada saat proses inferensi, sistem pakar bisa mengakses data dalam spreadsheet atau DBMS atau program
grafik bisa dipanggil untuk menayangkan output visual.
4.
Sistem Mengabdi. Merupakan bagian dari
komputer khusus yang diabdikan kepada fungsi tunggal. Sistem tersebut bisa
membantu analisa data radar dalam pesawat tempur atau membuat keputusan
intelejen tentang bagaimana memodifikasi pembangunan kimiawi, dan lain-lain.
Penerapan Sistem Pakar
1.
Bidang Ilmu Pengetahuan
Pada bidang robotika penerapan sistem pakar sangat
jelas. Sebagaimana yang kita ketahui selama ini, robot merupaka suatu benda
yang dapat bekerja secara otomatis. Baik bekerja berdasarkan program yang sudah
diinputkan atau menerima input dalam bentuk sensor (gerak, cahaya, suhu, dll).
Salah satu contoh yang sangat familiar di telinga kita
adalah telah diciptakannya robot asimo oleh perusahaan otomotif berlabel Honda.
Robot yang diciptakan perusahaan ini suatu bentuk implementasi dari sistem
pakar. Salah satu tujuan pembangunan proyek ini adalah membangun robot yang
pada masa mendatang dapat membantu manusia dalam mengerjakan tugas sehari-hari.
Asimo dirancang dengan sangat canggih menyerupai
tingkah laku manusia. Asimo yang terakhir diciptakan dapat membantu tugas
manusia dalam beberapa bentuk. Asimo dapat membuatkan minuman. Asimo juga dapat
mengisi baterai sendiri, asimo akan men-charge dirinya jika baterai mulai
lemah. Asimo yang lain akan meneruskan tugasnya secara bergantian.
Asimo terbaru juga sudah deprogram untuk proses sopan
santun. Pada saat berpapasan dengan manusia pada jalan yang sempit, asimo akan
mempersilakan manusia berjalan terlebih dahulu. Teknologi canggih lagi dari
asimo adalah asimo dapat berjalan pada bidang yang miring dan menyeimbangkan dirinya.Sehingga
pada saat membawa suatu barang pada bidang miring asimo dapat menjaga
keseimbangannya agar tidak jatuh.
Karya anak bangsa adalah robot penjinak bom yang
digunakan oleh gegana. Tetapi robot ini bekerja berdasarkan input dari remote
control. Bentuk lain adalah mesin-mesin pada pabrik. Pada barang elektronik
seperti mesin cuci, pendingin ruangan, lemari es dan sebagainya. Pada
elektronik rata-rata menggunaka fuzzy logic dalam mekanisme kerjanya.
2.
Bidang Bisnis
Sistem Pakar dalam Pembelian. Sistem ini berfungsi
untuk menilai dan memilih pemasok (supplier) dengan pertolongan dan pengiriman
barang secara optimal, dimana dalam hal ini menunjang pemasok yang potensial.
Dalam hal operasi, maka system ini mempunyai fungsi penasihat kepada pembeli.
Sistem Pakar mengenai suku cadang mesin percetakan.
Sistem ini menunjang pengujian secara teknis dari pesanan langganan dalam mesin
cetak dan suku cadang yang diinginkan.System pakar mengenai konsultasi program
bantuan kredit bank. System ini membantu pada konsultasi tentang program kredit
bantuan pada institusi public, system pakar mengenai strategi perencanaan.
Sistem ini berbasis system penunjang keputusan ( Dicision Support system) untuk
strategi perencanaan produk yang dikembangkan dari integrasi system konvensional
dan prototip system pakar.
3.
Bidang Pertanian
Dalam dunia pertanian banyak sekali hal yang harus
dipelajari agar dapatmenghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Begitu banyaknya hal
yang harus diingat seperti media tanam yang berbeda bagi tiap jenis tanaman,
takaran pupuk, hama dan penyakit tanaman, dan banyak sekali cara agar tanaman
yang ditanam dapat menghasilkan hasil yang lebih baik. Tetapi, manusia pasti
mempunyai sifat pelupa yang memungkinkan hal-hal tersebut di atas dan berakibat
pada hasil pertanian yang kurang memuaskan dan tidak stabil. Untuk mengatasi
hal di atas, salah satunya dibutuhkan suatu teknologi yang dapat membantu kita.
Banyak sekali ragam hama dan penyakit tanaman dan
beragam pula nama dan akibat yang dihasilkannya. Ciri-ciri antara tanaman yang
terkena penyakit satu dengan penyakit yang lainnya sangat mirip sehingga
membingungkan orang awam atau pemula yang baru kenal untuk dapat
mengidentifikasinya. Sebaliknya ada juga tanaman yang terkena penyakit dengan
ciri-ciri yang berbeda namun tetap saja membingungkan dalam mengingat nama dan
penanggulangan penyakit tersebut.
Sistem pakar ini sangat berguna untuk membantu petani
dalam mengingat jenis-jenis penyakit dan hama tanaman juga untuk mengenali
ciri-cirinya yang berguna untuk menanggulangi masalah penyakit tanaman sehingga
dapat meminimalkan kesalahan petani dalam mengatasi masalah ini.
Sistem pakar ini dapat memberikan tambahan pengetahuan
kepada petani mengenai macam-macam penyakit yang berhasil di identifikasi oleh
sistem dan dapat mengetahui tanaman apa saja yang biasa diserang oleh penyakit
tersebut, dengan adanya pengetahuan ini maka ketika para petani sadar
tanamannya terkena hama atau penyakit, maka petani dapat dengan mudah untuk
mengatasi hama dan penyakit tersebut.
4.
Bidang Psikologis
Salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar
dalam bidang psikologi, yaitu untuk sistem pakar menentukan jenis gangguan
perkembangan pada anak. Anak-anak merupakan fase yang paling rentan dan sangat
perlu diperhatikan satu demi satu tahapan perkembangannya. Contoh satu bentuk
gangguan perkembangan adalah conduct disorder. Conduct disorder adalah satu
kelainan perilaku dimana anak sulit membedakan benar salah atau baik dan buruk,
sehingga anak merasa tidak bersalah walaupun sudah berbuat kesalahan. Dampaknya
akan sangat buruk bagi perkembangan sosial anak tersebut. Oleh karena itu
dibangun suatu sistem pakar yang dapat membantu para pakar/psikolog anak untuk
menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak dengan menggunakan metode
Certainty Factor (CF).
Contoh lain implementasinya adalah tes kepribadian.
aplikasi tes kepribadian berbasiskan sistem pakar ini, lebih mudah dan lebih
cepat dalam proses pengukuran kepribadian dibandingkan metode terdahulu,
sehingga memberikan banyak keuntungan dari segi penghematan waktu, tenaga, dan
memudahkan kinerja user (pemakai) dalam mengukur kepribadiannya masing-masing.
Selain itu aplikasi tes kepribadian ini dikemas dengan tampilan yang cukup
menarik.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui ukuran
kepribadiannya, mereka dapat menggunakan aplikasi ini sebagai referensi, dan
bagi para mahasiswa khususnya mahasiswa psikologi, aplikasi ini dapat dijadikan
tambahan untuk mendukung studi mereka terutama untuk sub bidang pengukuran
kepribadian.
Namun demikian, aplikasi tes kepribadian berbasiskan
sistem pakar ini tidak bisa menggantikan seorang ahli karena dia pakar di
bidangnya. Aplikasi sistem pakar ini hanyalah alat bantu yang sangat bergantung
pada data-data yang di-input oleh seorang programmer sehingga aplikasi sistem pakar
ini haruslah selalu dikembangkan. Tools yang disediakan oleh Visual Basic.NET
2008 sudah sangat mengakomodir dalam proses pembuatan aplikasi ini. Selain itu,
Visual Basic.NET 2008 dapat dengan baik melakukan koneksi database ke sql
server.
5.
Bidang Kedokteran
Bidang kedokteran sangat erat hubungannya dengan
kesehatan. Penerapan sistem pakar pada bidang ini akan sangat membantu dalam
kelangsungan hidup sesorang. Beberapa alat kedokteran saat ini sudah
memanfaatkna sistem pakar.
Ada yang sebagai penentu keputusan dan ada juga yang
bekerja untuk menyembuhkan suatu penyakit mulai yang sederhana hingga yang
kronis. Contoh alat kedokteran yang menerapkan sistem pakar di dalamnya antara
lain USG (ultrasonografi). Alat ini bekerja berdasarkan pantulan gelombang suara
ultrasonik. Banyak digunakan untuk mendeteksi janin dalam kandungan. Alat ini
bekerja dengan menerima input berupa suara yang lalu diolah menjadi sebuah
informasi berupa visual.
Alat lain yang menerapkannya adalah pengukur kadar
lemak dalam darah. Alat ini berfungsi untuk mengetahui kadar lemak dalam darah
seseorang. Terlebih dahulu diberi input yang mendukung perhitungan. Perhitungan
alat ini telah dirumuskan dengan rule base yang telah terprogram. Setelah input
dimasukkan maka alat ini secara otomatis mengolah datanya dan hasilnya berupa
keputusan.
Alat terapi kanker yang menghasilkan keputusan berupa
bentuk terapi yang otomatis dilakukan oleh alat ini. Sangat membantu memang
bila tidak terjadi kesalahan. Tetapi karena kesalahan dalam pengambilan keputusan
maka menimbulkan korban jiwa. Hal ini yang tidak diinginkan dari penerapan
sistem pakar pada dunia kesehatan.
Seharusnya alat-alat yang dilengkapi sistem pakar pada
bidang ini hanya bersifat membantu menghasilkan keputusan bukan secara otomatis
melakukan tindakan. Bagaimana pun keputusan final tetap berada pada tangan
ahlinya. Dan sistem pakar tercanggih adalah manusia. Sistem pakar yang
diterapkan semata-mata hanya sebagai pendukung keputusan. Bila mana
dimungkinkan untuk kerja otomatis, itu juga hanya mengerjakan input yang
merupakan keputusan dari ahli di bidangnya (dokter/spesialis).
Dari berbagai contoh sistem pakar di bidang kedokteran
tampak beberapa keuntungan dan kerugian dalam penerapannya. Keuntungan dan
kerugian inilah yang sebaiknya dicermati dalam pembuatan dan penggunaannya di
bidang kedokteran ini.
6.
Bidang Eksplorasi Alam
Dalam bidang ini sistem pakar sangat penting
manfaatnya. Keputusan yang dihasilkan akan sangat bermanfaat. Contoh
penerapannya yaitu sistem pakar yang diterapkan pada alat pendeteksi kandungan
minyak bumi. Alat ini menghasilkan keputusan dari data-data yang ada, dan
mengambil keputusan ada atau tidaknya hingga berapa jumlah kandungan yang
terkandung. Rule base yang deprogram dibuat oleh para ahli dibidangnya.
Aplikasi pengambilan keputusan berupa resiko-resiko
yang dapat terjadi bila melakukan penambangan. Sistem pakar memperhitungkan
berapa peluang keberhasilan yang dapat dicapai. Keputusan ini harus sangat
akurat dan meliputi seluruh aspek hingga keselamatan warga sekitar. Jangan
sampai timbul kesalahan yang disebabkan oleh salah dalam pengambilan keputusan.
Lebih baiknya keputusan tingkat pusat tetap dikaji ulang oleh para ahli di
bidangnya. Karena terdapat beberapa aspek yang tidak dapat diterapkan pada rule
base.
7.
Bidang Kecerdasan Buatan
Artificial Intelligence atau Kecerdasan
Buatan adalah suatu sistem informasi yang berhubungan dengan penangkapan,
pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem teknologi
informasi sehingga sistem tersebut memiliki kecerdasan seperti yang dimiliki
manusia. Sistem ini dikembangkan untuk mengembangkan metode dan sistem untuk
menyelesaikan masalah, biasanya diselesaikan melalui aktifivitas intelektual
manusia, misal pengolahan citra, perencanaan, peramalan dan lain-lain,
meningkatkan kinerja sistem informasi yang berbasis komputer.
Kecerdasan buatan didefinisikan sebagai
kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Kecerdasan buatan
(Artificial Intelligence) adalah bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan
pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia bahkan bisa lebih baik
daripada yang dilakukan manusia.
Menurut John McCarthy, 1956, AI: untuk
mengetahui dan memodelkan proses-proses berpikir manusia dan mendesain mesin
agar dapat menirukan perilaku manusia.Manusia cerdas (pandai) dalam
menyelesaikan permasalahan karena manusia mempunyai pengetahuan &
pengalaman. Pengetahuan diperoleh dari belajar. Semakin banyak bekal
pengetahuan yang dimiliki tentu akan lebih
mampu menyelesaikan
permasalahan. Tapi bekal
pengetahuan saja tidak
cukup, manusia juga diberi akal untuk melakukan penalaran,mengambil
kesimpulan berdasarkan pengetahuan & pengalaman yang dimiliki. Tanpa
memiliki kemampuan untuk menalar dengan baik, manusia dengan segudang
pengalaman dan pengetahuan tidak
akan dapat menyelesaikan masalah
dengan baik.
Demikian juga dengan kemampuan menalar
yang sangat baik,namun tanpa bekal
pengetahuan dan pengalaman yang memadai,manusia juga tidak akan bisa
menyelesaikan masalah dengan baik. Agar mesin
bisa cerdas (bertindak seperti & sebaik manusia) maka harus diberi
bekal pengetahuan & mempunyai kemampuan untuk menalar.
8.
Bidang Manufacture
Manufaktur di definisikan sebagai urutan-urutan
kegiatan yang saling berhubungan meliputi perancangan, perencanaan, pemilihan
material, produksi, pengontrolan kualitas, menajemen serta pemasaran produk.
Proses manufaktur yang penyelesaiannya dapat dibantu oleh system pakar antara
lain sistem pakar dalam perancangan, sistem pakar dalam perencanaan dan sistem
pakar dalam penjadwalan.
Contoh Sistem Pakar
DENDRAL
Program
dendral adalah sebuah program pembantu untuk menentukan struktur molekul dari
material yang tidak diketahui dengan menganalisis data yang dihasilkan oleh
mass spectographs, resonansi magnetik nuklir dan teknik lainnya.
Proyek dendral dimulai sejak pertengahan tahun
1960 dan maju terus sampai tahun 1970. Proyek ini melibatkan sebuah tim yang
besar dan terdiri dari ilmuwan yang berasal dari Stanford University. Hal itu
dilakukan di Stanford University oleh Edward Feigenbaum, Bruce Buchanan, Joshua
Lederberg, dan Carl Djerassi. Bersama dengan tim dari perusahaan asosiasi
penelitian yang sangat kreatif ini dimulai pada tahun 1960-an dan mencakup
sekitar setengah sejarah penelitian AI
Proyek ini berusaha untuk
menghasilkan sebuah program cerdas di bidang kimia untuk membantu para ahli
kimia membuat hipotesa dan meningkatkan kreatifitas keilmuan. Program ini
dianggap sebagai sistem pakar pertama karena prosesnya yang otomatis dalam
pengambilan keputusan dan pemecahan masalah.
Proyek
ini terdiri dari dua penelitian program utama
yaitu Heuristik-Dendral dan Meta-Dendral.
·
Heuristik-Dendral adalah program yang
menggunakan spektrum massa atau data eksperimen lain yang bersama-sama dengan
basis pengetahuan kimia, untuk menghasilkan satu set struktur kimia yang
mungkin bertanggung jawab untuk memproduksi data.
·
Meta-Dendral adalah sistem mesin pembelajaran
yang menerima himpunan struktur kimia dan mengusulkan seperangkat aturan
spektrometri massa yang berkorelasi fitur struktural dengan proses yang
menghasilkan spektrum massa. Program ini didasarkan pada dua fitur penting
yaitu, rencana menghasilkan paradigma pengujian dan rekayasa pengetahuan
Keuntungan Sistem Pakar
1.
Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan
pekerjaan para ahli. Masyarakat awam nonpakar dapat memanfaatkan keahlian di
dalam bidang keahlian tertentu tanpa kehadiran langsung seorang pakar.
Contohnya adalah alat diagnosis penyakit yang dapat digunakan oleh dokter tanpa
dibantu oleh ahli pakar.
2.
Meningkatkan output dan produktivitas.
Bertambahnya efeisiensi pekerjaan tertentu, serta hasil solusi pekerjaan.
Contohnya adalah sistem pakar kredit bank. Bank tidak perlu menyewa ahli kredit
untuk mengetahui apakah orang tersebut pantas atau tidak untuk melakukan
kredit.
3.
Menghemat waktu dalam pengambilan
keputusan. Pengehematan waktu dalam menyelesaikan masalah yang kompleks.
Contohnya adalah aplikasi untuk mencari jarak terpendek, kita tidak perlu
memikirkan harus lewat mana. Aplikasi tersebut dengan cepat akan memunculkan
jarak tercepat.
4.
Penyederhanaan solusi, yaitu memberikan
penyederhanaan solusi untuk kasus-kasus yang kompleks dan berulang-ulang.
5.
Menyimpan pengetahuan dan keahlian para
pakar, yaitu pengetahuan dari seorang pakar dapat didokumentasikan tanpa ada
batas waktu. Contohnya adalah alat diagnosis penyakit, penyebab penyakit dapat
ditambah atau dimasukkan terus tanpa ada batas waktu.
6.
Dapat mengkombinasikan pengetahuan.
Memungkinkan berbagai bidang pengetahuan dari berbagai pakar untuk
dikombinasikan. Contohnya adalah sistem pakar yang digunakan untuk meramalkan
sistem cuaca yang dibuat dengan penggabungan geofisika, sains, dan teknik.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pakar
http://raul-aul7.blogspot.co.id/2013/07/aplikasi-penerapan-sistem-pakar-dalam.html
https://nurulaisyah2.wordpress.com/2012/10/13/sistem-pakar/
http://johan-nesh.blogspot.co.id/2012/10/aplikasi-penerapan-sistem-pakar.html